Cerita tentang wanita tidak pernah habis…
Terkadang membicarakan tentang wanita dengan situasi dan keadaan yang dialami rasanya tidak akan ada habisnya, jika kita wanita dan selalu dekat dengan rutinitas para wanita tentu bukan hal yang mengheranan jika pada saat dan moment tertentu ada masanya para wanita saling mencurahkan hatinya dengan bermacam ekspresi yang unik…
Salon
Hari sabtu lalu saya membuat janji dengan seorang terapis wajah langganan saya di daerah batam center, saya dapat referensi kehebatan tangan terapisnya dari seorang teman kos sahabatnya karena kemujaraban tekhnik totok wajah dan kualitas facial yang ok dengan didukung aneka ramuan mujarab, alhasil saya jadi ketagihan dibuatnya…saya jadi rileks dan wajah saya jadi semakin bebas jerawat tentunya, namun yang menarik dari sesi pertemuan di salon itu adalah karena orang - orang yang datang dimana seluruh pelanggan yang datang umumya adalah perempuan jadi tidak mengherankan jika banyak hal yang menarik untuk dibicarakan salah satunya "Jodoh".
Jodoh
Mendengarkanya saja rasanya berat, mengapa??? dari kebanyakn yang sering saya temui di lingkungan saya saat ini yang umumnya adalah wanita pekerja seringkali hal tersebut menjadi momok serta hal yang berat untuk diungkapkan terutama bagi yang masih jomblo, namun hal tersebut juga berlaku bagi yang sudah punya pacar sekalipun. Ketika saya akan memulai sesi terapi saya mengajak juga beberapa teman saya untuk bergabung meski tidak satu kantor namun 3 teman saya ini cukup sering mengisi hari - hari dan rutinitas penat saya di Batam, dari salah satu mereka datang terlihat keadaanya sangat kacau karena jadi sering membanyol yang ga penting dan badanya mulai menyusut dan wajar saya hal tersebut jadi pertanyan besar bag kami meski sejujurnya saya sudah tahu kalo teman saya yang sedang kacau itu sedang ‘Broken Heart’ pasalnya 4 tahun perjalanan cintanya dengan pacarnya saat ini hampir kandas dengan kehadiran orang ketiga, dan membuat berat badanya menjadi turun drastis singkat kata temans saya ini sudah cinta mati!!!
Jadi dalam sebuah sesi tersebut selain saling curhat dan becerita tentang hal yang sedang dialami dengan pacar, selingkuhan atau bahakan gacoan baru yang baru saling "Flirting" hehehe…karena salah satu diantara teman saya itu juga ada yang belum pernah pacaran dan sering sakit hati karena selalu ‘Cinta tak berbalas’ emm…dan apa yang terjadi???akhirnya 3 teman saya itu sepakat untuk membenci sikap Laki-laki yang sering ‘Menyakitkan dan Menyebalkan’!!!
Tekanan Dunia Kerja dan fenomena Wanita Pekerja
Batam adalah kota pekerja, laki-laki dan perempuan terkadang sudah saling bersaing di dunia kerja yang kompetitif dan malah semakin menguatkan makna ‘Gender’ yang sesungguhnya, bagi wanita karir tentunya hal bagini adalah incaran empuk dan penuh tantangan. Maka tidak mengherankan jika rata-rata wanita yang sudah sukses pada kelas menengah keatas selalu mengalami kendala dengan ‘Jodoh’ mungkin kesibukan, mungkin idealisme atau banyak hal lain…
Baru-baru ini saya mendapat komunitas baru dilingkungan kerja saya yang baru, secara jujur saya mengungkapkan saya mempunyai Chamestri yang lumayan baru dan menarik dengan mereka selain untuk urusan kongkow dari coffee shop to coffee shop lain, mengapa?
Salah satu Seorang sahabat saya itu tidak punya body proporsional, biasa dan kalo dipikir-pikir dia terlalu biasa, namun memiliki kecerdasan yang tidak semua perempuan punya, ya kalopun semua perempuan mungkin tidak secerdas dia menutupi kekurangan yang dimilikinya dan itu menjadi daya tariknya selama ini menggaet para lelaki asing. Walhasil, bukan hanya satu saja stock kekasih yang dia punya dan kalo mau jujur malah kebanyakan orang asing jadi bolak-balik Batam-Singapore suda jadi rute wajibnya dan hal tersebut jadi mengingatkan saya pada seornag sahabat baik saya yang sering mengeluh tentang kedatangan ‘Jodoh’ ataupun kekasih dan selalu dia idamkan dan jika tidak juga menemukan jawabnya umumnya sahabat saya itu akan menyalahkan kota Batam yang sesak dijejali wanita dan wanita hingga jatah mereka yang terlihat bias saja seakan tereliminasi, hehehe…lucu ya????
Terlalu Complicated bicara tentang jika kita bicar tentan Jodoh dan kehidupan karir seorang perempuan…
Sering kali saya harus berkaca pada diri saya sendiri melihat situasi yang ada, baru saja sore tadi saya berebut telpon genggam dengan kakak perempuan saya satu-satunya karena dalam telpon gengem itu terdapat sebuah provider yang bisa buat kita telpon sampe telinga bengakak alias bisa menghemat banget biaya telpon dengan pacar, TTM atau kadang masalah pekerjaan saya mengharuskan saya menelpon teman-teman saya diluar kota dan sore itu dengan lugasnya kakak saya bilang kalo malam ini telpon genggam akan dipegang secara mutlak ditangnya karena baru saja dia mengisi pulsa yang lumyan banyak, pertanyaan saya pasti nanti malam dia akan menelpon pacarnya kah, TTM nya kahh… atau teman curhatnya yang kadang bikin telinga ibu saya penasaran untuk menguping hehehehe…ya alasanya ibu saya cukup jelas karena hingga kini kakas saya masih melajang dan masih keras kepala dengan memilih pasangan yang harus satu religi denganya, saya sendiri berlagak ga perduli meski tante-tante saya sering berkoar-koar dan ceramah tentang itu pada kakak saya padahal sya sendiri cuek dengan alasan saya males harus perang mulut gara-gara saya dibilang sok tahu tentang "Jodoh" toh kakak saya lebih tahu saya sering kali ganti-ganti pacar belum lagi TTM yang tiap malam telpon heheheee….saya ga tahu apak sikap saya itu mengganggu statusnya yang sering dikejar dateline "Married".
Meski begitu kakak saya tetap baik, ketika saya sedang sibuk memasak didapur tiba-tiba dia menghampiri saya dan bertanya banyak hal mulai dari terapi wajah yang sedang saya jalani, gadget terbaru hingga keceplosan bilang ‘Broken Heart’ What?????
Terdengar aneh ditelinga saya rasanya, ketika kalimat itu melintas ditelinga saya karena tidak biasanya dia dengan lugas mengungkapkan kata hatinya karena biasanya yang sering saya dengar dari dirinya adalah ‘Ngambek’ karena saya males cuci piring, males bersihin kamar, males bersihin rumah atau lupa buang kapas make up saya…
Setelah saya balik bertanya padanya tentang situasi hatinya namun dengan sedikit bercanda dengan enteng dia menjawab ‘yahh.. namanya juga hidup’ ’sekarang aku mau memanjakan diri dan membuat hidupku bahagia’ emmm kedengarnya seperti sebuah pernyataan kekecewaan seorang perempuan yang sedang ditutupi dan jujur saya pernah mengalami hal tersebut dan buat saya gampang saja mengendalikanya dan dia pun tahu dengan hobi nongkrong saya, sering pulang malam dan menjadikan rumah adalah tempat istirahat dan sahabta dan tempat kongkow adalah pilihan tepat kita ketika kita "Broken Heart" ketika "sakit" harus dilupakan rutinitas yang padat dan banyak bergaul dan juga memanjakan diri di salonnn buatku itu setimpal saja dengan apa yang sudah kulakukan sekarang, so kakak saya sedang mulai mencoba resep saya itu tanpa saya harus bilang dan bisa jadi ini adalah jalanku untuk mulai bisa bicara dari hati ke hati dan mulai terbuka tentang pacar-pacar kami sambil Creambat, facial, manicure padicure di salon…emmm bukankah hidup itu menyenangkan kan????