Archive for November, 2007

para wanita sedang berkumpul

Monday, November 26th, 2007

saya terlahir sebgai wanita dan pastinya saya jadi keseringan bergaul dengan wanita, tapi tidak menutup kemungkinan juga bergaul dengan beberapa teman laki-laki.
Sewaktu saya tinggal di jogja seya rajin sekali mendengar sebuah radio wanita, diaman topik yang disajikan tidak melulu tentang wanita, namun ada yang menarik ketika membicarakan antara wanita dan pria yang digambarkan dalam mars dan venus.
Setiap topik punya makna bagi saya, setiap karakter yang dimunculkan dalam setiap topik memiliki sisi lain yang berbeda dan menarik jika disimak, saya jadi ingat setiap pulang kantor pasti rumah saya sudah ramai yang jelas ibu dan kakak perempuan saya pasti ada dirumah lebih awal dari pada saya yang selalu pulang malam dan menyusul dua tante saya jadi setiap sore menjelang malam hingga malam hari ruangan depan saya pasti dipenuhi para 5 wanita.
Walhasil kalau para wanita sedang kumpul bisa dipastikan akan terjadi pembicaraan  atau istilah lainya ‘rumpian’ dan mulai dari pembahasan tentang tagihan rumah, sampe merk kosmetik bahkan issue tentang perusahaan.
Sudah takdirnay jika wanita terlahir untuk berbagi dan becerita tentang masalah yang terjadi dalam hidupnya.
semestinya begitupun dengan kota megapolitan Batam, bayangakan saja jika saat ini kota batam para pekerja dan warganya dipenuhi oleh para wanita, sudah smesetinya wanita punya ruang sendiri untuk "speak up".

GET MARRIED

Monday, November 19th, 2007

Kalo melihat aksi nirina dan ringgo CS dalam  film get married garapan hanung, rasanya jadi mengusik sepenggal cerita tentang sepenggal cerita hidup saya dan teman-teman sebaya saya.

Meski baru 23 tahun, saya merasa still young aja tu hehehee..

so kalo ditanya GET MARRIED?

wah kepikir aja belom, tapi membayangkan pasti pernah hehehe

membayangkan dalam artian duduk dipelaminan bagiakan raja dan ratu dengan suami seh pasti permah tebayangkan karena itu pasti mimpi setiap wanita, bahakan mimpi tersebut ada sejak kita kecil.

Akhir-akhir ini saya jadi tertarik untuk mendiskusikan hal ini kebeberapa teman saya, stelah sekian lama saya tidak pernah tertarik untuk membicarakan bhakan hanya saya anggap sebgai angin lalu saja, namun sekrang jadi lain karena saya sudah 23 tahun emmm apa iya ya?

Adakalnya kita memang harus peka dan paham dengan situasi kaya begini, beberapa sahabta saya memilih menikah muda dan teman-teman di dunia kerja saya saat ini memang belum ada yang berniat mnikah muda namun meski begitu juga masih punya pasangan, so mulai dari sekarang mereka sedang sibuk ‘persiapan’

tapi ada juga yang still jomblo yang bukan bararti have fun, karean acap kali pulang kampung orangtuanya selalu mencecari pertanyaan GET MARRIED….

wellm, apa yang terjadai juga dengan bebrap sahabat saya yang lain yah yang masih kulaih dan masih juga belum karir

karena kalo bicara GET MARRIED pasti akan kembali bicara materi dan kesiapan kan???

cerita ini sedikit menggetik ketika 2 hari ini mati lampu di batam, dan hampir 2 hari ini saya sering curhat gelap-gelapan dengan ibu saya diaman suasan semacam itu malah makin mambuat suasana curaht makin terasa, well intinya ibu saya selalu menilai secara fisikly dari beberapa teman dekat saya, ughh……

tahu ga? apa yang dipikirkannya?

pastinya masalah bibit, bebet dan bobot emmm ga juga tu..

tapi yang dipikirin adalah gimana bentuk, cucunya nanti????

ughhhh so far…..

wel itulah orang tua, yup sekarang lagi terasa rasanya…

kalo GET MARRIED itu COMPLICATED sama kaya filmnya

wanita yang sempurna

Saturday, November 10th, 2007

Tidak ada wanita yang sempurna di dunia ini…
di usia yang ke 23 ini kadang saya merasa pemikiran saya masih seperti anak-anak
masih ingin selalu diperhatikan dan hingga saat ini masih tinggal bersama orang tua, dan naasnya makan masih ikut orantua kecuali urusan kecantikan hehehe….
naluri seklai jika perempuan suka bersolek dan berdanndan kan?
namun banyak juga wanita seusia saya sudah menikah dan mempunyai anak, kebanyakn daari teman saya semacam itu usia 22 umumnya sudah menikah bagi yang tidak kuliah namun sebgain teman sya yang lain yang masih duduk dibangku kuliahan juga belum ada niatan married meski niatan "kawin" pasti ada…
Dan saat saya masuk kedunia kerja setiap bertemy dengan teman saya yang berjenis kelamin wanita, umumnya sudah mengarah ke urusan "GETTING  MARRIED"
weitzzzzzz siapa yan ga mau????
jujur sebgaia wanita  pasti inging segera mempunyai baby but jaman kaya begini jika secara fanasial tidak menyanggupi, emmm kayanya perlu ditahan dulu deh…
kakak kandung saya saja hingga usia 30 belum juga married, so buat saya pribadi ga keburu seh..,
di usia yang 23 ini justru saya sedang melihat beberap sosok yang bagus di mata saya, seperti sahabta saya lili dia  baik sangat keibuan dan sekrang bekerja di sebuah BUMN di Batam sikap dan keremahanya yang mambuat banyak laki-laki terpesoan dibuatnya ditambah sekarang dia memberanikan diri untuk memakai jilbab emmm sikap yang benra-benra harus berani tu pikir saya.
walau  baru beberapa saat saja saya kenal Lili tapi bagi saya mungkin dia satu dari wanita yang saya bayangakn sangat keibuan dan tahu apa yang harus dilakukanya, jujur saya punya mimpi itu waktu kecil namun pada saat dijalni ternyata ada saja terjalan so aku pikir memang tidak ada wanita sempurna di dunia ini.
terkadang kalau ingat dulu waktu kuliah suka tertawa sendiri tiap malam kelayapn smpe pagi ketemu pagi lagi dan begitu seterusnya, hingaa sore tadi saat saya ceriat teman saya yang sudah pake jilbab itu maka tiba0tiba aja ibu saya nyeletuk "kenapa kamu ga berjilbab juga" weitzzzzzzzz
waaduh pedes juga nyokpa gw ngomongya,  tapi kadang jilbab jyga bukanlah satu ukuran kita dianggap dewasa dan sempurna lho..
nyata-nyata dalam lingkungan kerja saya yang dulu ada salah satu teman kantor yang kdang tega juga  menyudutkan teman sendir bahkan menurut sumeb yang dipercaya sekarang teman saya itu keranjingan masuk temapt dugem di batam, well berat juga kan kalo harus mengukur kesempurnaan perempuan????

Operasi Yudisial

Tuesday, November 6th, 2007

Karena kebanyakn menggaggur di rumah saya jadi ketagihan nonton reality show apa saja yang sering ditayangkan di televisi.

kalo dulu saya paling suka "katakan cinta", " play boy kabel bersaudara" sampe "bedah rumah" yang dulu populer banget, kala tayanyang reality show seakan jadi produk andalan industri televisi Indonesia.

Yang menarik ada reality show yang menayangkan tentang operasi yudisial alias operasi KTP di jakarta, dalam reality show tersebut ditanyankan beberapa adegan sejumlah petugas ketertiban yang menyanyakan identitas kepada para penduduk jakarta yang tidk punya identitas di beberapa titi rawan kota padat jakarta.

sesungguhnya menggelitik melihat tayangan tersebut, dimana dalam pantauan jarak jauh terlihat anggota DPRD melihat situasi tersbut dan tiba-tiba muncul memberikan sosialisai tetatang kependudukan.

Saya jadi ingat, bahwa yang terjadi di Batam saat ini nebgitupun adanya, sesunggunya masih banyak orang yang memliki sejuta impian ditanha perantauan seoert Batam ini saja contohnya.

mungkin bagi sebgaian orang melihat Batam adalah kota yang sangat punya potensi luar biasa untuk menitipkan secuil harapan ajkan masa depan yang lebih baik, saya jadi ingat seorang sahabta saya dan rentetan sahabat saya yang lain yang memeiliki sejuat ceriat menarik tentantang Batam.

Baru saja sahabat saya pulang Jakrt setelah sekian banyak cerita tentang Batam diukir disini, berangkat ke Batam tanpa persiapan adalah sulit dan sama saja omong kosong.

sesungguhnya teman saya sanggup saja melihat Batam yang begini heterogen namun, terkadang kemunafikan harus menyeret sebgaian orang speperti sahabata saya memilih mundir teratur dan kemudian memilih pulang ke Jakarta.

Padahl jika melihat potensi yang dimiliki teman saya rasanya sayang, dan beberapa waktu lalu seoarnag sahabt saya yang belerja di kantor BUMN Batam berceriat tentang kejenuhannya tinggal di Batam dengan rutinitas kerja yang mulai menuntut profesioanlisme yang kian tinggi.

Sejujurnya saya sadar Batam itu sempit hampir seluruh orang diburu waktu namun tidak sekejam Kota Jakarta yang tipa hari harus bergulat dengan kemacetan dan ketidak padulian.

Sempitnya Kota Batam kadang buat saya sendiri mudah saja mengenal sebgain orang penting di Batam, dan mungkin bagi teman saya yang kerja di BUMN tersebut lebih mudah jenuh kerana semua di Batam mudah ditemui dan dikenal hal tersebut yang memicu kejenuhan yang berkepanjangan buatnya.

so, kemabli menyoal reality show tadi rasanya ga efektif juga jika razia dilaksanakan di Batam kan?

Symphoni Hati…

Monday, November 5th, 2007

Terkadang hati tidak bisa berbohong meski didesak untuk berbohong, namun siapa yang sangka jika kebohongan kerap dijadikan senjata ampuh untu memperthankan diri supaya dianggap sakti dan berguna dimata orang lain???
rasanya hidup sudah bagaikan campuran senyawa kemunafikan yang sulit dipendamkan, seorang teman baik saya yang mencintai dunia filosifi pernah memberi masukan pada saya bahwa menolak kebohongan dengan berargumen terkdanag sia-sia dan pilihan terbaik dari segala konflik yang ada adalah memilih untuk tidak berargumen (singakt kata).
Namun seaakan saya jadai melatih sebuah ilmu yoga setalah saya yakin mamilih resgn darui kantor alam saya yang multi konflik dan berbfasakan kemunafikan, yang terkadang membuat batin saya bergejolak untuk bilang ‘tidak masuk akal’
Sejujurnay perkara melepaskan pekerjaan buknalah perkara mudah buat saya, saya sering membayangkan kehilangan sebuah ‘impian’ namun sejujurnya impian tersebut masih semu adanya karena saya tahu perusahaan yang menaungi saya belum lah terasa ‘baik’ untuk memumpin masa depan saya.
Masih ingat rasanya ketika sejuta impian mulai saya tanam ketika berangkat dari  jogja ke Batam, dan saya bertemu tanpa sengaja dalam sebuah diskusi menarik di email yang berlanjut di dunia kerja…
"nasih orang siapa tahu…."
Banyak kejutan yang datang secara tidak disadari , teman - persahabatan dan pengkhiantan seakan bagian yang tidak dapat dipisahakan.
ketika tangis dan tawa sedang tumpah….maka kemunafika seakaan jadi bumbu derita….
berselang cerita ini sekian dan rentetan ceriat hidup rekan dan sahabata dekat saya mulai datang…
sahabat saya masa kecil yang dulunya senang berantem saya kecil, tiba-tiba diberitakan sedang dalam percobaan bunuh diri di rumahnya beruntung ketahuan dan nyawanya bisa diselamtkan.
sahabat dan adik tercinta saya yang dulu sering mengisi hari bersama selalu menjawab telpon saya dalam keadaan teler
bagitupun sahabta dan yang sudah kuanggap adik tiba-tiba menghilang selam 2 minggu dari rumah
dan bebertap hari ini sahabat dekat saya yang paling mengerti saya selama ini kehilangan ayah tercintanya
dan rentetan masalah hidup yang ada, saya kehilngan fasilitas motor saya ketika saya resmi resgn dzari kantor dan rumah saya resmi di stem dari BTN karena ibu saya telat membayar tagihan rumah…
semua serba komplit….