Archive for June, 2007

KEJAR SETORAN!!!!

Wednesday, June 20th, 2007

Pagi tadi saya memburu jalan kota batam dengan motor dimulai dari taman lestari batuaji sampai ke simpang MKGR antar tante saya dulu menunggu angkutan muka kuning, kata tante saya sekarang di perusahaanya sedang heboh-hebohnya razia kedisiplinan, ups apa tu???

jadi saat ini ada kebijakan baru yang mengharuskan karyawan tidak boleh terlambat dan sanksinya adalah tidak diperbolehkan lagi masuk dan gerbang depan di tutup persis seperti anak sekolahan deh, dan diperbolehkan masuk apabila dijemput oleh leader mereka. sungguh lucu deh, tapi dasar tanteku dia mah super bandel katanya kalo terlambat dia mending pulang cuti!!!!hauhauahauaha….

setelah antar antar tante saya, saya segera melaju ke arah simpang damm setelah sekian lama berebut jalan dengan pengendara batam yang lain, yang arahnya menuju keluar dari daerah batu aji dan sebelum menuju simpang damm saya dihadapkan pada hamparan danau simpang dam yang sejuk pagi itu dari tahun ketahun dan menjadi sebuah pemandangan yang akrab di mataku saat ini. Dari bukit ke bukit mulai dilalui dan hampir secara keseluruhan batam secara geografis adalah perbukitan dan tidak heran apabila banyak perumahan yang bentuknya serba miring dan naik turun belum lagi tanahnya yang merah dan apabila hujan pasti deh warna air yang bercampur dengan tanah warnanya mirip seperti kopi susu hehehehe…

melaju kembali kejalanan kota batam ke daerah batam center ruang jalan sudah mulai tidak crowd lagi karean, orang-orang yang berburu uang kerajinan mulai berkurang maklum saja sebagian penggendara maupun para penumpang sudah menuju daerah muka kuning yang berada tidak jauh dari simpang damm yang super crowd. Dan bukan pemandangan yang aneh kalau para pengendara yang berdesakan di simpang damm kadang terbawa emosi sampai mengatakan hal-hal yang memancing emosi pengendara lain, ya maklum saja di simpang tersebut ada 2 daerah industri yang menjadi tumpuan kehidupan bagi para pekerja di kota industri ini.

menuju ke batam center laju para penggendara mulai berkurang dan keadaan muali aga tenang namun jangan ditanya bagaimana  situasi para pengedara di kota industri ini, bisa dibilang seperti aktivitas laju kendaraan di daerah ring road saja di daerah jawa.

konsentrasi dan berhati-hati adalah kuncinya, dan melawan lampu merah juga bukan solusi tepat, kerena aktivitas lalu lintas pagi hari di batam adalah salah satu sasaran empuk para penertib lalu lintas dan kalo tidak pintar membujuk bisa panjang ceritanya.

smapai di simpang frengki saya membelok jalan menuju simpang BNI Batam centre dan melaju terus menuju simpang kuda dan sampailah saya menuju kantor saya. lumyan aktivitas pagi kadang membakar energi juga sih, tapi betapa beruntungnya saya karena sesampai di kantor saya tidak harus kejar setoran uang kerajinan karena di kantor yang cooporate dengan tempat saya bekerja diberlakukan juga hal serupa, lumayan juga deh nominalnya 200 rebong!!!

yah, bisa diambil kesimpulan deh bahwa kejar setoran tidak selamanya nyaman juga kok hehehehehe……

MEMPELAJARI ILMU SABAR

Thursday, June 7th, 2007

Tidak semua orang dapat dengan mudah memilki ilmu sabar dalam menghadapi seluruh masalah dan kendala hidup yang makin sulita dan nyata dan boleh dibilang rasanya tuntutan hidup dan bekerja mulai menggila. Sudah dengar berita kenaikan harga sembako yang kayanya ga bisa di tolelir lagi, emang kadang kalau di simak harga minyak goreng tapi pasti akan merubah beberapa sektor kehidupan yang sangat completed ini.

Semua meuntut kesabaran yang mutlak dimiliki di era seperti ini.

terkadang bersabar sperti orang sedang berkelahi dan mengalahkan musuh dalam pergulatan tinju, berat dan sulit tapi sangat menantang.

AWAL HARI YANG BERAT!!!

Wednesday, June 6th, 2007

Batam jam 7 pagi lebih sedikit, batam tentu beda denga kota metropolis semegah jakarta yang always macet dan macet. Pagi tadi saya berangkat ke kantor dengan angkutan umum bis kota ceria merek “satria” hehehe..angkutan tersebut di jamin murah meriah dn terjangkau ke semua kalangan apalagi pekerja seperti saya.

Bukan pemandangan yang aneh apabila setiap pagi banyak pemandangan gadis-gadis muda yang menenteng tas sederhana yang mungkin kalau di tebak isi tas tersebut adalah map yang berisi lamaran ke perusahaan-perusahaan di sekitar batam centre. Di Batam Saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang mulai hengkang dan sudah banyak pula yang terpaksa tutup akibatnya banyak pekerja yang terpaksa menggur dan sekarang juga sudah terlalu bnayk penggangguran di kota batam ini yang menimbulkan kriminal yang tidak berkesudahan.

Cerita pilu anak manusia makin sering di temui di batam, tapi orang batam adalah orang yang tangguh dan pantang menyerah. Seperti yang kutemui tadi pagi, mungkin saja gadis-gadis pencari kerja tersebut masih berumur belasan saja yang jelas muda dan berani.

Modal mereka sederhana dan mudah saja, tapi yang jelas keberanian mereka melebihi segalanya.

HARD WORKER!!!

Tuesday, June 5th, 2007

Hari ini selasa, dan hari ini sangat padat semua mulai sibuk dengan situasinya sendiri seakaan tidak ingin saling mengerti.

Hari ini lebih menyenangkan, ketika bisa ketemu dan nongkrong dengan orang-orang humas ketika bisa membahas banyak hal dan tidak selalu di pantau kaya mesin produksi.

I think I dont like this situation at the fucking **********

Salah satu cara terbaiknya adalah menjadi survive, but how???

GILANYA DUNIA KERJA!!!!

Monday, June 4th, 2007

Banyak judul film lokal yang lagi promosi di tahun-tahun ini, banyak sutradara muda mulai getol promosi besar-besaran setelah kemunculan Naga bonar jadi 2. Dapat dikatakan saya lagi bingung mau lihat film yang mana duli karena dua dari film yang sedang di promosikan tersebut sama-sama menarik dan asik untuk dinikmati.

Sebut saja "mengejar mas-mas" atau "3 hari untuk selamannya" semua sama-sama menarik dan ringan untuk dinikmati.

Saya jadi ingat ketika saya masih aktif di sebuah EO tentang pemutaran film indie yang road ke cafe-cafe diJogja, dan acara tersebut berlangsung kurang lebih 6 bualn lamanya dan kadang buakn untung yang diperoleh tapi banyak ruginya hehehe…

terkadang lucu, namun dari pengalaman tersebut saya jadi tahu tentang seluk beluk dunia broadcasting dan menjadi seorang film maker. Dalam acara tersebut juga terdapat diskusi dan tanya jawab para pembuat film tersebut, saya sangat yakin mereka LUAR BIASA!!!

Karya mereka bisa dibilang spektakuler, meski masih dalam taraf belajar tapi tetap ada tantangnya. Dan mungkin saja salah satu dari mereka sekarang sudah menjadi seorang film maker sejati di jagat hiburan Indonesia.

Meski saya tidak menekuni Film indie secara mendalam, tapi saya kebagian promosi dan membuat strategi promosi, yang mungkin membantu saya di dunia kerja, sekarang saya jadi tahu bagaimana memahami orang dan melihat prospek kedepan.

Sekarang saya sedang rindu saat-saat bersama mereka, saat menjadi sebuah tim dan makan gudeg bersama di jalan solo.

Saat ini saya labih tahu bahwa tuntutan dunia kerja lebih menggila dan semakin memuntut kita harus serba cekatan. Jelas beda ketika saya bekerja dengan tim dan menjalin kerjasama klien yang teman sendiri.

Kapan lagi saya bisa nonton film indie yang masih original ? Rasanya jawaban itu sulit dijawab untuk kota Batam ini.

Bagaimana juga dengan para film maker indie tersebut sekarang?

YANG KECIL YANG TERTINDAS

Friday, June 1st, 2007

Sudah dengar berita tentang sengketa tanah di pasuruan ?

bisa dibilang itu adalah sepenggal cerita ‘ngenes’ yang pernah ada, sengketa tanah adalah hal yang paling  rumit dan sulit untuk di cari jalan tengah karena bicara tentang hak dan mempertahankan hak.

tentu saja bagi sebagian orang mempertahankan hak memang mutlak dilakukan selam hal tersebut tidak menyalahi aturan yang ada, namun kejadian yang terjadi dipasuruan merupakan tragedi yang paling memilukan, apalagi  ada seorang korban yang masih berumur 3 tahun yang masih sangat bocah dan saat ini ada 2 peluru yang masih bersarang di tubuhnya dan belum dapat dikeluarkan dari tubuhnya dan naasnya ibu sang bocah tersebut juga sudah meninggal tertembak saat menggendong bocah tersebut, dan sampai saat ini bocah tersebut belum mengetahui kalau ibunya sudah meninggalkanya terlebih dahulu.

sungguh pilu ?

tercatat 4 orang tewas dalam kejadian tersebut, seakan nyawa tidaklah berarti saat itu. dan siapakah yang harus bertanggung jawab terhadap insiden berdarah tersebut?