How To be Prestisius????

August 20th, 2008 by dea-lav

How To be Prestisius????

Sering kali, dalam keseharian kita rutinitas seakn seperti mesin waktu yang siap meledak dimana dinamika kehidupan sedang berpacu dan melaju dengan cepat hingga arusnya makin menjauh entah kemana arahnya dan hingga mesin waktu dalam otak berkata ‘ooo ternyata kita sudah mendekati minus dan sebentar lagi mesin waktunya akan meledak dan menghujani tubuh kita’, hingga kita sadar ‘oh Tuhan betapa berartinya sebuah kesabaran buat kita’.
Sekarang bukan lagi ukuran meledaknya mesin waktu dalam tubuh kita, tapi  mampukah kita menyeimbangkan antara dinamika dan keseimbangan dalam hidup kita, rasanya berbuat seprofesioanl apapun bukanlah arti sebuah kesuksesan dan ukuran ratusan dolar ditangan kita, namun mamapukah kita mengukur semua upaya yang telah kita lakukan sama dengan apa yang kita hasilkan dan buakn saja hanya diukur dari berapa jumlah barang yang telah kita miliki sekrang dan jumlah tabungan yang ada di rekening kita saat ini, sering kali selain uang orang menjadi prestius sebagai sebuah ukuran kenberhasilan.
Di beberapa kesempatan, orang sering menilai saya hidup selalu dengan kesenangan, keadaan dimana saya sering meneriakan kemerdekaan bersikap, sebagian teman dekat menilai saya adalah orang yang jauh dari kesedihan dan kejenuhan padahal saya juga sering menangis sendiri dikala malam menjelang entah tentang sesuatu hal atau beberapa hal yang sering terjadi dalam keseharian.
Seorang sahabat mengundang saya pada sebuah perjamuan pernikahan yang lumayan prestisius di kota Batam, saya tahu benar bahwa dalam acara tersebut tamu yang hadir adalah orang-orang ‘penting’ di kota Batam, namun yang menarik adalah aroma prestisius yang terkadang seperti hal yang ‘berlebhan’, namun itulah hidup semua ‘diukur’ dari bagaimana kita bersikap dan yang ada dalam diri kita saat ini.
Sadar atau tidak sadar itulah hidup, memburu sebuah cita-cita dengan iming-iming perbaikan masa depan adalah hal yang paling ‘mulia’ saat ini, tapi kita kurang menyadari bahwa essensi batin kita juga membutuhkan ‘suplement’ ketika ibadah terkadang hanyalah sebuah ‘rutinitas’ lalu bagaiaman cara kita membekali hidup kita untuk mendapat keseimbangan Yin and Yang, kerap kali diucapkan dalam filosofi china itu.
Untuk itu saya memilih duduk di depan monitor warnet, menghisap rokok dan menikamti jazz di telinga saya. Buat saya ini indah, sementara saya sedang mencari ketenangan yang saya butuh dalam upaya mengganti seluruh energi dan pikiran yang banyak saya habiskan di kantor.

Terimakasih jOGJA….

June 29th, 2008 by dea-lav

Jogja tetap indah buatku, kota indah yang punya segudang pengalaman segudang seniman dan segudang kenangan yang tidak terlupakan…

Maka jika aku mendatangi kota tua tersebut serasa romansa sedang bergema, sedang menyeruak di telingaku seseorang telah menungguku di stasiun tugu, dia siap menjemputku dengan sepeda motornya menyambutku dengan senyum di bagian peron depan stasiun tugu bergegas aku melewati peron depan stasiun tugu setelah 5 jam aku menunggu delay pesawat dari jakarta ke solo uh,,, betapa berharganya perjalanan kala itu, maka ketika bergegas aku menyeret travel bag ku menuju peron depan seseorang talah menghampiriku dari belakang sedang aku sendiri sibuk memencet tombol HP untuk mencari sesornag yang lama tak kujumpai, ketika aku berbalik pas di belakangku dia ada di dekatku yang kemudian bergegas menenteng travel bagku ke parkiran depan stasiun…uh Tuhan seperti mimpi rasanya akhirnya aku bisa kembali ke kota yang indah ini dan saat itu seseorang yang ingin kutemui ada bersamaku menemaniku berjalan menelusuri kota Jogja yang kian sumpek padat dan hampir semua dipenuhi dengan papan reklame yang menambah warna dan semarak malam kota Jogja.

Rasanya seperti mimpi kembali memeluknya, bercengkrama denganya menceritkan banyak hal dan menikmati batapa romantisnya Jogja dan segenap kenangan indah yang pernah kami ukir dulu, begitupun hari - hari selanjutnya serasa lupa aku akan rutinitas kantor yang hampir - hampir membuat kepala pecah sedang saat itu kermahan Jogja telah membawaku kembali tenang, kembali nrimo menyenangkan rasanya….apalagi bertemu sahabat -sahabat yang luar biasa….

Satu demi satu cerita seakan mengalir bagai sebuah skenario film bahkan mungkin sinetron, dulu aku berfikir seakan hal tersebut adalah dramagonis yang tidak perlu di lebih -lebihkan namun apa jadinya jika aku melihat seornag sahabtku menceritkan drama kehidupan yang tak kunjung usai, betapa bersyukurnya aku saat ini….

Ketika rasa syukur mulai kunikmati dengan ikhlas, tiba saatnya menetapkan hati tiba saatnya memenuhi hati untuk jujur dalam hati untuk sadar bahwa cintaku sudah tidak mungkin saling memiliki..bahwa semua sudah harus berakhir dengan baik-baik melepaskan seluruh asa tentang kenangan kita dulu, tentang cerita romantis, tentang pengkhianatan yang pernah terjadi dan segenap masa lalu yang wajib kita hilangkan, meski tidak akan pernah mudah…

Seakan semua berakhir, seorang terus-terusan memberi support tentang keputusan ini meski tidak secara langusng dia tahu betapa ‘Hancur’ aku saat itu, betapa tidak mudah menata hatiku saat itu…..

Sesampai di Batam, aku tersadar jika…

Banyak hal yang harus dikalahkan demi ‘Rasa’ itu…..
Betapa sulit menata hatiku saat ini…
Betapa aku sadar bahwa ketika tersadar kita sedang sendiri itu ‘Tidak Menyenangkan’
Sedang semua harus aku tebus dengan tangis dan rasa sepi yang panjang untuk dinikmati…
Dan saat ini semua ini sedang aku nikmati sendiri….

Terimakasih jOGJA….

KDRT yang tak kunjung habis…

May 11th, 2008 by dea-lav

Cinta adalah Cinta…
dan biarlah cinta bersemi apa adanya layaknya bunga yang sedang mekar dan merekah…
Dalam suatu malam sepulang dari kantor tiba-tiba saya mendapat pesan singkat dari kakak saya yang memberitahukan tentang kecemasan yang sedang terjadi di rumah.
Sesampainya di rumah saya tidak menjumpai kecemasan seperti dalam pesan singkat kakak saya hanya saja saya hanya mendapati ibu saya sedang menonoton TV diruang depan rumah saya semabari menunggu saya memasukan motor ibu saya menjelaskan tentang keadaan yang baru saja terjadi.
Baru saja hujan tangis di rumah ini katanya, tangis apa pikirku???
ternyata sepupuku Bulan yang tinggal di daerah Hiterland Barelang baru saja datang dalam keadaan menangis sambil menggendong anaknya yang baru berusia satu tahun,  yang jelas kedatangany kali ini bukan karena kunjungan silaturahmi keluarga biasa melainkan datang untuk lari dari cengkraman suamia yang bukan suaminya alias pasangan kumpul kebo nya dalam istilah harafiahnya….
Sejujurnya tragis mendengarnya, jika dalam situasi semacam itu bulan harus rela mendapat Kekerasn dalam rumah tangganya yang belum jelas statusnya ditambah jauhnya jarak antara Batam dan Hiterlandnya Barelang yang kadang jaraknya makin tidak masuk akal bahakan listrik pun belum masuk ke daerah tersebut bisa saya bayangkan jika dia sedang dikatakan "Lonte" Oleh suaminya yang hampir-hampir mirip seperti orang shycho dan konflik rumah tangganya yang tidak jelas dengan istri pertamanya yang tak lebih penari streaptis prostitus Nagoya.
Complicated memang belum jika mendengar dia pernah di siram bensin dan diancam akan dibunuh oleh suaminya yang punya kebiasaan marah tidak jelas, dan makin yang mengenaskan keadaan anaknya yang berumur 1 tahun yang kurus kering dan didiagnosa mengidap gizi buruk, ispa dan paru-paru basah…
Kali kedua kami selaku keluarga harus rela memaafkan Bulan menerma dia walau dalam keadaan emosi yang tidak terbendung tante saya yang jelas-jelas sudah membencinya terpaksa merelakan segenap egonya untuk mengulur tangan pertolongan untuk Bulan dan kakak kandung Bulan yang sudah sangat merasa dibohongi dengan segala sikap Bulan selama ini juga harus terpaksa rela menguras seluruh isi ATM nya untuk mencarikan tiket hari itu juga demi melarikan Bulan dari cengkraman suaminya yang mungkin saja bisa rela apa saja demi mendapatkan Bulan kembali.
Sebelum berangkat ke kantor saya pun harus rela merelakan waktu saya didepan telpon rumah saya untuk menghubungi beberapa teman travel saya untuk mencari tiket dadakan ke jogja sedang HP saya tidak berhenti mendapat teror dari suami Bulan hingga sekarang….
Dan gilanya hingga sekang hal tersebut masih terjadi mau tidak mau  seluruh keluaraga saya sedang risau dengan sms dan telpon tidak jelasnya suami Bulan karena kami sepakat untuk tidak kembali melepas Bulan begitu saja hanya dengan rayuan suaminya yang memberi iming-iming pernikahan yang jika dilihat hanya sebatas wacana yang tidak nyata, ilusi dan mimpi manis bagi perempuan yang sudah terluka, ditindas dan terluka….
Jika menengok kebelakang tentu tidak bisa serta merta disalahkan keslahan pada Suaminya Bulan, namun kembali pada pilihan Bulan yang berperilaku buruk saat masa lajangnya. Kecantikan yang dimiliki Bulan pada masa itu membuatnya buta, membuatnya larut pada hingar bingar dunia yang menyenangkan di dunia malam club-club malam kota Batam yang hampir dipenuhi dengabn aksi ‘gedek’ alias pil sakti dan sikap para wanita malam yang makin menunjukkan keidentitasan diri yang semakin tergerus kapitalisme yang menjerumuskan dirinya sendir dalam kenisataan.
Sesungguhnya ini adalah sejarah yang palinng buruk dalam keluarga, dan cinta tetaplah cinta dan hanyalah cinta yang mampu meredamkan benci dan hanyalah keluarga yang mampu menerima segenap keadaan Bulan yang sedang diselimuti kebodohan jaman disaat banyak wanita bisa lebih mandiri dibanding pria, disaat banyak perempuan sudah berani menyuarakan hatinya untuk menolak KDRT!!!
disaat wanit tidak takut lagi menjadi singgel fighters dalam jaman yang makin kapitalis!!!
jadi, sadar atau tidak KDRT masih saja ada dilingkungan kita dan hingga sekarang baru saya sadari bahwa hal tersebut memang tidak kunjung habis…..

Kamu Kesal maka menangislahh…

April 14th, 2008 by dea-lav

Tidak ada yang paling membuat lega kecuali menangis…

sering kali kita terlibat pada hal yang stuck, buntu dan berakhir kuldesak…

terkadang kebuntuan hati membuat tangis serasa tidak dapat di bendung di pelupuk mata…

pagi itu ketika saya sedang menyelesaikan beberpa tugas kantor saya, dalam keadaan membawa kendaraan bermotor saya berhenti sejenak dipinggir jalan tepat di depan ferry terminal Batam Centre, saya berencana menelpon teman saya di kantor tentang tugas saya hari ini namun ternyta teman saya tersebut sudah menghubungi saya hingga 3 kali sekaligus meberikan pesan singkat untuk segera menjemputnya di kantor, daripda saya penasran saya pun menelpon segera telpon saya takut terjadi apa-apa padanya ternyata begitu telpon diangkat yang terdengar adalah suara penuh tangis ujung telpon genggam saya sambil berusaha menengkan teman saya, akhirnya saya bertanya kemana saya akan menjemputnya dan dia meminta dijemput di toilet kantor saja katanya. what!?!!?!!

Jadi sepanjang tangisnya tadi dia berada di Toilet kantor sendirian dan tanpa perduli apa-apa lagi yang penting MENANGIS!!!

jadi pagi itu saya lewatkan berdua di kamar toilet yang sempit saya duduk di toliet sambil menatap teman saya yang menangis dan penuh ekspresi kecewa meski tidak cukup jelas kekecewaanya dengan nada yang pebuh isak akhirnya saya mengajaknya nongkrong di mall terdekat saya ajak teman saya yang lain dan suasana menjadi sedikit pulih…

Yang saya bayangkan saat itu adalah betapa nyamanya menangis ketika kita kesal, kecewa dan ingin marah

Menangis itu penuh arti tersendiri dan bagaikan sebuah pelepasan hati yang berarti karena dengan menangis berarti sebuah pelepasan terjadi..

Cerita tentang wanita tidak pernah habis…

March 2nd, 2008 by dea-lav

Terkadang membicarakan tentang wanita dengan situasi dan keadaan yang dialami rasanya tidak akan ada habisnya, jika kita wanita dan selalu dekat dengan rutinitas para wanita tentu bukan hal yang mengheranan jika pada saat dan moment tertentu ada masanya para wanita saling mencurahkan hatinya dengan bermacam ekspresi yang unik…

Salon

Hari sabtu lalu saya membuat janji dengan seorang terapis wajah langganan saya di daerah batam center, saya dapat referensi kehebatan tangan terapisnya dari seorang teman kos sahabatnya karena kemujaraban tekhnik totok wajah dan kualitas facial yang ok dengan didukung aneka ramuan mujarab, alhasil saya jadi ketagihan dibuatnya…saya jadi rileks dan wajah saya jadi semakin bebas jerawat tentunya, namun yang menarik dari sesi pertemuan di salon itu adalah karena orang - orang yang datang dimana seluruh pelanggan yang datang umumya adalah perempuan jadi tidak mengherankan jika banyak hal yang menarik untuk dibicarakan salah satunya "Jodoh".

Jodoh

Mendengarkanya saja rasanya berat, mengapa??? dari kebanyakn yang sering saya temui di lingkungan saya saat ini yang umumnya adalah wanita pekerja seringkali hal tersebut menjadi momok serta hal yang berat untuk diungkapkan terutama bagi yang masih jomblo, namun hal tersebut juga berlaku bagi yang sudah punya pacar sekalipun. Ketika saya akan memulai sesi terapi saya mengajak juga beberapa teman saya untuk bergabung meski tidak satu kantor namun 3 teman saya ini cukup sering mengisi hari - hari dan rutinitas penat saya di Batam, dari salah satu mereka datang terlihat keadaanya sangat kacau karena jadi sering membanyol yang ga penting dan badanya mulai menyusut dan wajar saya hal tersebut jadi pertanyan besar bag kami meski sejujurnya saya sudah tahu kalo teman saya yang sedang kacau itu sedang ‘Broken Heart’ pasalnya 4 tahun perjalanan cintanya dengan pacarnya saat ini hampir kandas dengan kehadiran orang ketiga, dan membuat berat badanya menjadi turun drastis singkat kata temans saya ini sudah cinta mati!!!

Jadi dalam sebuah sesi tersebut selain saling curhat dan becerita tentang hal yang sedang dialami dengan pacar, selingkuhan atau bahakan gacoan baru yang baru saling "Flirting" hehehe…karena salah satu diantara teman saya itu juga ada yang belum pernah pacaran dan sering sakit hati karena selalu ‘Cinta tak berbalas’ emm…dan apa yang terjadi???akhirnya 3 teman saya itu sepakat untuk membenci sikap Laki-laki yang sering ‘Menyakitkan dan Menyebalkan’!!!

Tekanan Dunia Kerja dan fenomena Wanita Pekerja

Batam adalah kota pekerja, laki-laki dan perempuan terkadang sudah saling bersaing di dunia kerja yang kompetitif dan malah semakin menguatkan makna ‘Gender’ yang sesungguhnya, bagi wanita karir tentunya hal bagini adalah incaran empuk dan penuh tantangan. Maka tidak mengherankan jika rata-rata wanita yang sudah sukses pada kelas menengah keatas selalu mengalami kendala dengan ‘Jodoh’ mungkin kesibukan, mungkin idealisme atau banyak hal lain…

Baru-baru ini saya mendapat komunitas baru dilingkungan kerja saya yang baru, secara jujur saya mengungkapkan saya mempunyai Chamestri yang lumayan baru dan menarik dengan mereka selain untuk urusan kongkow dari coffee shop to coffee shop lain, mengapa?

Salah satu Seorang sahabat saya itu tidak punya body proporsional, biasa dan kalo dipikir-pikir dia terlalu biasa, namun memiliki kecerdasan yang tidak semua perempuan punya, ya kalopun semua perempuan mungkin tidak secerdas dia menutupi kekurangan yang dimilikinya dan itu menjadi daya tariknya selama ini menggaet para lelaki asing. Walhasil, bukan hanya satu saja stock kekasih yang dia punya dan kalo mau jujur malah kebanyakan orang asing jadi bolak-balik Batam-Singapore suda jadi rute wajibnya dan hal tersebut jadi mengingatkan saya pada seornag sahabat baik saya yang sering mengeluh tentang kedatangan ‘Jodoh’ ataupun kekasih dan selalu dia idamkan dan jika tidak juga menemukan jawabnya umumnya sahabat saya itu akan menyalahkan kota Batam yang sesak dijejali wanita dan wanita hingga jatah mereka yang terlihat bias saja seakan tereliminasi, hehehe…lucu ya????

Terlalu Complicated bicara tentang jika kita bicar tentan Jodoh dan kehidupan karir seorang perempuan…

Sering kali saya harus berkaca pada diri saya sendiri melihat situasi yang ada, baru saja sore tadi saya berebut telpon genggam dengan kakak perempuan saya satu-satunya karena dalam telpon gengem itu terdapat sebuah provider yang bisa buat kita telpon sampe telinga bengakak alias bisa menghemat banget biaya telpon dengan pacar, TTM atau kadang masalah pekerjaan saya mengharuskan saya menelpon teman-teman saya diluar kota dan sore itu dengan lugasnya kakak saya bilang kalo malam ini telpon genggam akan dipegang secara mutlak ditangnya karena baru saja dia mengisi pulsa yang lumyan banyak, pertanyaan saya pasti nanti malam dia akan menelpon pacarnya kah, TTM nya kahh… atau teman curhatnya yang kadang bikin telinga ibu saya penasaran untuk menguping hehehehe…ya alasanya ibu saya cukup jelas karena hingga kini kakas saya masih melajang dan masih keras kepala dengan memilih pasangan yang harus satu religi denganya, saya sendiri berlagak ga perduli meski tante-tante saya sering berkoar-koar dan ceramah tentang itu pada kakak saya padahal sya sendiri cuek dengan alasan saya males harus perang mulut gara-gara saya dibilang sok tahu tentang "Jodoh" toh kakak saya lebih tahu saya sering kali ganti-ganti pacar belum lagi TTM yang tiap malam telpon heheheee….saya ga tahu apak sikap saya itu mengganggu statusnya yang sering dikejar dateline "Married".

Meski begitu kakak saya tetap baik, ketika saya sedang sibuk memasak didapur tiba-tiba dia menghampiri saya dan bertanya banyak hal mulai dari terapi wajah yang sedang saya jalani, gadget terbaru hingga keceplosan bilang ‘Broken Heart’ What?????

Terdengar aneh ditelinga saya rasanya, ketika kalimat itu melintas ditelinga saya karena tidak biasanya dia dengan lugas mengungkapkan kata hatinya karena biasanya yang sering saya dengar dari dirinya adalah ‘Ngambek’ karena saya males cuci piring, males bersihin kamar, males bersihin rumah atau lupa buang kapas make up saya…

Setelah saya balik bertanya padanya tentang situasi hatinya namun dengan sedikit bercanda dengan enteng dia menjawab ‘yahh.. namanya juga hidup’ ’sekarang aku mau memanjakan diri dan membuat hidupku bahagia’ emmm kedengarnya seperti sebuah pernyataan kekecewaan seorang perempuan yang sedang ditutupi dan jujur saya pernah mengalami hal tersebut dan buat saya gampang saja mengendalikanya dan dia pun tahu dengan hobi nongkrong saya, sering pulang malam dan menjadikan rumah adalah tempat istirahat dan sahabta dan tempat kongkow adalah pilihan tepat kita ketika kita "Broken Heart" ketika "sakit" harus dilupakan rutinitas yang padat dan banyak bergaul dan juga memanjakan diri di salonnn buatku itu setimpal saja dengan apa yang sudah kulakukan sekarang, so kakak saya sedang mulai mencoba resep saya itu tanpa saya harus bilang dan bisa jadi ini adalah jalanku untuk mulai bisa bicara dari hati ke hati dan mulai terbuka tentang pacar-pacar kami sambil Creambat, facial, manicure padicure di salon…emmm bukankah hidup itu menyenangkan kan????

Saya tahu hati saya terluka, menangis dan kecewa…

February 12th, 2008 by dea-lav

Dimanapun juga rasa kecewa selalu hadir tidak pernah on time, selalu terlamabt dan menimbulkan rasa kecewa yang cukup panjang untuk diobati…
Malamini saya merasa tidak habis pikir,apakah saya sudah terllau amat berlebihan ataukah saya sadarsaya sedang seperti orang bodoh…
saya sedang menyalahakan diri sendiri sekarang, sedang bergelut dengan kekecewaan yang mendalam dan hancur rasanya….
saya sedang ditemani air mata patah hatiyang penuh luka,dan ini bukan kali pertama terjadi dalam hidupku,namun saya sadar saya manusia dan saya adalah perempuan yang mudah rapuh, bisa kecewa dan terluka…
seorang sahabat datang pada saya dan tiba-tiba bercerita tentang pacar barunya seorang ekspatriat asal Philipins  dalam ceritanya sahabat saya ini sedang merasa bahagia karena ada pria baik yang sedang dekat dengnya dan dia tidak perduli lagi dengan statsu sang  pria yang berstatus anak dua,baginya saat ini kebahagian adalah yang utama dan wajib diutamkan pasalnya sahabat saya ini baru saja dikecewakan dengan pacar yang terdahulu. Perselingkuhan sudah menyeret perdebatan panjang yang berakhir rasa kecewa dan sakit hati yang luar biasa dalam dirinya meski kembali merujuk tapi semua tidak semudah yang dibayangkan dan dia sadar bahwa cinta memang tidak ada LOGIKA!!!
Suatu hari dia pernah menangis sendiri dan menjdai sensistif dengan beberapalagu sentimetil yang tanpa sengaja sedang dia dengar semua serasa sountrcak dalam film,saya jadi sadar perempun sangat;ah sentimentil dan mudah terluka saya sadar cinta itu tidak pernah bersahabt dengan LOGIKA mereka jarang bisa jalan bareng dan saling akrab seakan Cinta dan LOGIKA dalah airdan minyak mereka berbeda dan sulit bersatu. Sekuat apaun Cinta kita Logika tak mampu mematahkanya. Sudah Gila memang!!!!
Dan sebuah cerita yang memalukan sedang tetoreh sekrang,saya benci harus menangis,saya benci harus bersedih dan saya benci harus terluka karena CINTA!!!
saya menganggap ini semua akan mudah,akan mudah untuk memaafkan dan akan mudah untuk meluapakan, namun kenyataan berkata lain melupakan itu sakit dan mengingat itu adalah duri dan terluka adalah KARMA yang entah kapan akan menjadi sebuah obat bius yang perlahan akan kita pahami bahwa semua pasti akan sakit meski hanya sementara.
Saya benci sesedih ini,namun hati kecil saya sedang tidak mau kompromi dia sedang menggrogoti relung hati saya dan berkata ‘katakan pada laki-laki itu kamu sedang menyakiti hatiku dan kamu tahu kamu yang mengucap kata KARMA pada dirimu sendiri’
Saat ini airmata saya sedanng jatuh,beberapa teman sedang berusaha melerai perasaan sayang yang sedang dan menjerit ANJING!!!!pada laki-laki itu….
Sadar atau tidak ini terlalu dalam terasa menancap di hati saya, saya tahu dia pernah bilang suka dan sayang….
Saya tahu sebuah peristiwa pernah terjadi dengannya dan tersimpan apikdalam memory otak saya yang selalu saya tayang ulang dalam perjalanan pulang kerumah, dan berusaha mengingat betapa indahnya CINTA saat itu dan betapa tidakmudah mengalahkan keegoisan saya tentang kebahagianku dengan laki laki itu….
Tuhan jangn hukum saya terlalu dalam dan lama…
saya benci harus mengulang seluruh memory itu,namun hati dan Cinta sering bersahabat baik saya tidak bisa menolaknya….
DAN AKU HANYA INGIN KAMU TAHU AKUPUN BISA TERLUKA,MANANGIS DAN KECEWA!!!FUCK U DAMMM!!!!

Sore ini…

February 9th, 2008 by dea-lav

Sore ini kota Batam terasa hangat dan cuacanya hampir melupakan kita tentang sebuah perayaan hari raya imlek yang selalu diidentikan dengan hujan dan suasana yang dingin…

Namun kali ini Batam hangat beda sekali, dan sore ini ada ajakan kongkow disebuah mall yang suasananya hampir mirip dengan pasar selain karena letaknya yang jauh saya memang saya tidak suka mall yang terlalu ramai dan meninggalkan suasana yang tidak ‘nyaman’. Jika diperhatikan saat itu isinya cuma komunitas om-om, wanita-wanita cantik dengan pria asing yang sudah tua, dan beberapa yang lain yang seperti ingin menghabiskan libur panjang ini di mall dan mall.

Boleh dibilang saya bosan!!!!

Meski dalam kesempatan tersebut sempat bertemu beberpa teman lama, namun buat saya masih terasa hambar…

Bukan HINGAR BINGAR…

Bukan juga bertemu teman lama yang BASI!!!

justru aku sedang pengen nyaman…

pengen rileks, pengen bercanda dengan teman lama yang selalu bisa membuat saya tertawa hingga lupa waktu dan lupa jika saya sudah tua, saya sudah pernah menangis dan sakit….

Hari ini hati saya menderita…

meski tetap baik berhubungan sebagai seorang teman dan mantan pacar, tapi hati kecil saya tidak sengaja menjerit dan berkata "hari ini dia sedang menikmari hari bahagia dengan pilihan hidupnya"

Saya sedang sadar bahwa sejujurnay saya sedang sedih dan dirundung rasa kecewa yang mendalam, seorang teman bilang jangan pernah bersedih…pasti ada jalan yang terbaik.

saya tahu dayaku harus membangun semua ini sendiri, disetiap getir jiwa rasanya sangat tidak berarti…

saya tahu harus berani berperang dengan keadaan yang pelik…

Dan malam ini ada undangan untuk menikamti malam yang panjang disebuah club ternama di Batam, namun hatiku urung karena saya sedang sedih dan ingin sendiri dulu…

Saya sedang jatuh bangun dan kdang bangkit dengan terseokkk..

saya tahu saya rindu kamu (mas)

saya tahu saya juga memikirkanmu….

ya saya tahuuu itu…

The Devils likes Prada

February 8th, 2008 by dea-lav

Kali ketiga saya menonton film yang sangat memberikan saya semangat kerja yang baru dan pandangan baru bahwa hidup dan dunia karir memang penuh trik dan semua memang harus kita jalani secara profesional meski intrik kehidupan secara humanis sering kali bertolak belakang dengn keadaan yang ada..
.
The Devils likes Prada, menginsirasikan saya pad banyak hal yang dapat mengubah segal pikirna say tentang kesulitan yang sedang saya hadapi ditambhakn perubahan yang dialami Andrea yang dapat merubah penampilan terbarunya tentunya didukung oleh teman-temanya yang sangat fashon bangt!!!
buat saya pribadi ini menarik menjadi yang profesional dibidang yang baru dijalaninya dengan tetap cantik, menarik dan pintar tentu bukan perkara mudah belum konflik dengan pacarnya dan perselingkuhannya dengan seorang editor sebuah majalah fashion ternama, emmmm kadang kalo disimak terus dan terus…seolah olah saya jadi terlibat secara emotional dengan pemain utama dalam film tersebut. Bisa dibayangka ketika atasan kita yang dalam flm tersebut adalh Marinda seornag editor majlah fashion yang kiler dan punya harga mati pada setiap date line dan apa saja yang disruhnya pada bawahanya, dan setipa pekerjanya juga haruslah diselesaiakn secara profesional dan baiknya dari titik awal tersebut itulah Andrea banyak dikenal banyak orang dan memiliki pergaulan yang luas.

sekali lagi film itu sangat mengilhami setiap ruang gerak karir saya dan teman-teman saya juga orang yang sangat saya sayangi di jogja, sejujurnya bukanlah mudah menjalani semuanya.

Kegagalan beberapa waktu lalu tentang Jakarta adalah bagian dari hal yang belum tercapai, dan tidak semudah yang ad dalam benakku kala itu…saya tahu tidak ada doa yang sia-sia dan Tuhan juga tidak pernah tidur karenya.Amien

Jangan Pernah Berbohong apalagi Menipu..

January 13th, 2008 by dea-lav

Saya pernah dianggap berbohong dan membohongi  ditempat kerja saya yang alam oleh seseorang yang selalu menggunakan kata-kata kasar jika ‘kecewa’

dan saya benar-benar tidak tahu posisi saya saat itu, kebohongan yang awalnya saya lakukan demi teman saya yang terancam ‘dipecat’ berubah jadi bumerang bagi saya seluruh strategi yang saya terapkan dan argument yang saya tekan saat menghadapi seorang Bos yang sedang marah besar berubah menjadi kata-kata yang menyakitkan.

sekali lagi berbohong itu keliru dan jangan sekali-kali menipu diri sendiri…

3 minggu, bukan waktu yang singkat untuk meyakinkan diri saya bahwa saya tidak seburuk yang mereka pikir…

berhenti dari rutinitas sehari-hari

dan juga menghentikan segala kretifitas yang kita miliki adalah konyol,namun instropeksi diri adalah kunci sejati dari segalanya ketika kita tahu bahwa berbohong itu tidak pernah mudah dan menyadari dan membiarkan diri kita sudah dilecehkan emmm rasanya jangan pernah didiamkan!!!

did u know??

setelah sebuah pekerjaan kuperoleh, Tuhan seakan adil dan selalu berkawan dengan kita…

masing-masing mulai membuka tabir

seorang teman saya yang pengajar musik di sebuah sekolah musik kenamaan di Batam, bercerita tentang penipuan yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab honornya disunat dan naasnya tidak hampir tidak dibayar padahal usut punya usut orang yang punya proyek itu suidah mendapat mandat oleh orang-orang pemerintahan.

begitupun dengan teman saya yang berprofesi sebagai MC,meski MC nya stnadar aja tapi bagi dia karya yang telah diberikan berhak dihargai namun kenyataanya justru berbalik semua nol!

Dan teman saya seorang promosi di sebuah mall terbesar di Batam tiba-tiba menyapa saya di sebuah tempat kongkow elit di Batam, dan kabar terbarunya adalah statsunya yang IRT alias Ibu Rumah Tangga karena konflik bekepanjangan di kantornya…

dan yang terbaru saya baru sadar kalo bos saya yang hobi berkata manis ternyata tidak setajir yang diisukan beberapa karyawanya, dan did u know???

ternyat dia melebihi punya banyak kebohongan baik dari bisnis maupun segala hal yang menyangkup pribadinya…

emmmm satu hal,

percaya boleh saja, namun berbuat sok manis tapi hasilnya cuma berbuah pahit itu juga sama saja…

so kalo boleh dibilang kebohongan dan kebaikaan sejujurnya sangatlah sulit diukur karena hingga saat ini belum ditemukan alat pengukurnya atau sudah ada alat yang akurat untuk mengukur kebohongan???hehehehehe…

Semua Harus dimulai dari diri sendiri

January 10th, 2008 by dea-lav

Kuldesak…

atau dalam istilah lainya adalah terdesak atau mentok dalam dalam suatu hal dan mungkin juga terdesak dalam sebuah situasi sulit…

terlalu banyak situasi yang sulit di dunia ini, hingga terkadang jiak kita mampu membaca pikiran setiap orang bisa membuat kita ikut-ikutan tress dibuatnya…

akhir-akhir ini saya selalu menggiring pikirna saya pada hal yang sensitif dan berujung pada pikirna orang lain, pendapat ornag lain hingga masalah ornng lain…

tapi setelah dipikir-pikir rasanya terlalu berlebihan jika kita harus menajadi ‘orang lain’

saya punya seorang teman sekantor saat dulu bekerja di sebuah perusahaan advertising dan teman saya itu menjabat sebagai seorang admin yang pekerjaanya selalu berkaitan dengan keuangan dan keperluan kantor, secara tidak langsung seluruh karyawan tersebut akan terlibat langusng dengan dia. Gaya bahasanya yang sok lembut dan kepribadian yang tidak menyenangkan (menurut saya) membuat beberapa teman saya yang lain selalu malas dan hampir-hampir jarang menegurnya untuk berbasa-basi yang ‘basi’ karena dijamin basiiiiii…

saya jadi sadar dan tahu sikap yang berlebihan dan seolah-olh tidak menjdai diri sendiri adalah hal yang basi dan hampir-hampir meneggelamkan kita pada hal yang membosankan dan dijauhi teman.

well, intinya semuanya harus dimulai dari diri kita sendir kan???